• Bareng6.jpg
  • Papan_nama_KPPN2.jpg
  • Pelayanan2.jpg

  Mengawali tahun anggaran 2018, satker diminta mengirimkan penetapan petugas pengantar SPM, penetapan pejabat perbendaharaan, mengembalikan Pakta Integritas, dan mengisi reviu pelaksanaan anggaran triwulan IV tahun 2017
          

Tata Cara Penyampaian RPD Harian

 

Sehubungan dengan masih terdapat beberapa satuan kerja (satker) yang mengalami kesulitan dalam menyusun Rencana Penarikan Dana (RPD) terutama RPD Harian, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 277/PMK.05/2014 tentang Rencana Penarikan Dana, Rencana Penerimaan Dana, dan Perencanaan Kas, dapat kami sampaikan kembali beberapa hal sebagai berikut :

  • Satker memiliki kewajiban untuk menyusun RPD Bulanan, RPD Harian, dan Rencana Penerimaan Dana.
  • Satker menyampaikan RPD Harian kepada KPPN Pangkalpinang paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum SPM diajukan ke KPPN. RPD Harian diwajibkan atas pengajuan SPM dengan kriteria tertentu dimana dengan kriteria tersebut satker telah melakukan perencanaan untuk pencairan dana jauh hari sebelumnya.
  • Adapun kriteria SPM yang diwajibkan menyampaikan RPD Harian adalah sebagai berikut :
    • Transaksi pengajuan SPM dengan nilai kotor (bruto) lebih besar dari Rp. 1 miliar rupiah.
    • Bukan merupakan SPM Nihil atau SPM dengan nilai bersih (netto) tidak lebih besar dari Rp. 1 miliar rupiah.
  • Dalam penyusunan RPD Harian menggunakan Aplikasi SAS 2015 satker diharapkan memperhatikan hal berikut :
    • Satker diminta dengan tepat memastikan nilai SPM yang akan diajukan kepada KPPN sesuai kontrak/SPK/perjanjian kerjasama/daftar perhitungan pembayaran yang telah disusun sebelumnya.
    • RPD Harian disusun untuk setiap SPM yang memenuhi kriteria sebagaimana tertera di atas.
    • Nilai yang dicantumkan dalam RPD Harian adalah nilai kotor (bruto) atas SPM.
    • Jika dalam satu hari satker berencana untuk mengajukan lebih dari satu SPM yang memenuhi kriteria sebagaimana di atas, maka pada RPD Harian juga akan mencantumkan lebih dari satu rencana penarikan.
  • Penyusunan RPD Harian memperhatikan jenis belanja yang akan dibayarkan, yaitu meliputi

  •  Jenis Belanja  Keperluan Pembayaran
    41  Pengembalian Pajak
    51  Belanja Pegawai
    52  Belanja Barang
    53  Belanja Modal
    57  Belanja Bantuan Sosial
    58  Belanja Lain-lain
    82  Pengeluaran Non Anggaran (pembayaran penyediaan UP / TUP)  

 

  • Terhadap RPD Harian yang telah disampaikan kepada KPPN dapat dilakukan perubahan jadwal penarikan dana berupa penundaan waktu pengajuan SPM sampai dengan 3 (tiga) hari kerja setelah tanggal rencana awal, dengan persyaratan :
    • SPM yang akan diajukan telah diyakini kebenaran terhadap data supplier (penerima pembayaran) dan data kontrak telah diterima KPPN.
    • Satker memberitahukan perubahan RPD Harian kepada Front Office Pencairan Dana KPPN pada jam kerja KPPN paling lambat pukul 15:00 WIB.
  • Dalam hal satker tidak dapat melakukan pengajuan SPM sesuai tanggal pada RPD dan tidak dapat melakukan perubahan jadwal penarikan, satker menyusun dan menyampaikan kembali RPD Harian.
  • Satker dapat melakukan monitoring penyampaian RPD Harian dan melakukan evaluasi akurasi (deviasi) perencanaan kas melalui Online Monitoring SPAN (OM SPAN) pada Modul Renkas menggunakan username dan password yang telah diberikan kepada masing-masing satker.