• Bareng6.jpg
  • Papan_nama_KPPN2.jpg
  • Pelayanan2.jpg

  Akhir tahun anggaran 2017 telah dekat dan awal tahun 2018 telah mengintip, tetap semangat!!
          

Kanwil DJPB Provinsi Sumatera Barat (04-11-2014)  -  “Acara workshop ini digelar sebagai wujud kepedulian Kementerian Keuangan -Kanwil DJPB dan LPDP- terhadap peningkatan kapasitas SDM Sumatera Barat. Kami sangat memimpikan bahwa ke depan SDM Sumbar banyak  yang dapat menikmati beasiswa yang dikelola oleh LPDP.” Demikian kata pembuka yang disampaikan oleh Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat (Kanwil DJPB), R. Wiwin Istanti, dalam acara Workshop Peningkatan Kapasitas SDM Sumatera Barat Melalui Beasiswa LPDP.

Acara yang berlangsung di aula Kanwil DJPB di Jalan Khatib Sulaiman No. 3 Padang, Senin (20/10/2014) ini menghadirkan narasumber Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Mokhamad Mahdum dan dihadiri oleh para pejabat dari Pemerintah Provinsi Sumbar dan pemerintah Kab./kota se-Sumbar. Acara yang dikemas dengan suasana serius tapi santai ini mengangkat tema “Dengan pembiayaan pendidikan LPDP, Kita tingkatkan kualitas SDM Sumatera Barat untuk Menjadi Pemimpin Masa Depan Indonesia”.

Dikonfirmasi mengenai kegiatan ini, Totok Suyanto, Ketua Panitia workshop menjelaskan bahwa workshop ini dimaksudkan sebagai sarana berbagi informasi tentang program-program LPDP. “Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya menjembatani penyebaran informasi program-program LPDP, yang menurut hemat kami sangatlah bermanfaat dan harus diketahui oleh seluruh masyarakat Sumatera Barat.” tegas Totok. 

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan yang mengelola dana pendidikan nasional, yang programnya antara lain memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan beasiswa magister dan doktor, pendanaan riset dan rehabilitasi fasilitas pendidikan. Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditetapkan oleh LPDP, tidak terbatas hanya PNS saja yang boleh mendaftar. 

SDM merupakan modal dasar dalam menjawab tantangan dan tuntutan ke depan. SDM yang berkualitas -yang memiliki ketrampilan dan pendidikan yang tinggi-  adalah sesuatu yang mutlak.  Namun, bila kita membuka informasi tentang kondisi SDM di Indonesia, jumlah S3 misalnya, maka kita akan jumpai suatu kondisi yang tidak menyenangkan. Sebut saja, berdasarkan data BPS Tahun 2013, jumlah S3 per 1 juta penduduk Indonesia masih relatif kecil, yakni baru mencapai jumlah 143 orang. Masih berada di bawah negara tetangga kita Malaysia yang telah mencapai 509 orang  atau India yang telah mencapai 1.410 orang. Bahkan kita sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara Jepang yang mencapai jumlah 6.438 orang atau USA yang mencapai 9.850 orang per 1 juta penduduk. Hal ini merupakan suatu hal yang memprihatinkan, namun di sisi lain merupakan motivasi bagi negeri ini untuk bangkit mensejajarkan diri dengan negara-negara lain di dunia terutama dalam pengembangan SDM. 

Dalam paparannya, Direktur LPDP menyampaikan bahwa ada 3 (tiga) program beasiswa yang dibiayai oleh LPDP, yakni Program Beasiswa Magister dan Doktor, Beasiswa Afirmasi dan Beasiswa Presiden Republik Indonesia.  

Beasiswa Magister dan Doktor meliputi Program Reguler, Beasiswa Tesis dan Disertasi dan Program Pendidikan Dokter Spesialis. Sedangkan Beasiswa Afirmasi adalah program beasiswa yang diperuntukan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perlakuan khusus. Sasaran beasiswa afirmasi ini adalah kelompok masyarakat yang berasal dari Daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat terdapat 8 Kab./Kota yang masuk dalam program afirmasi dari 183 daerah di seluruh Indonesia yang ditetapkan oleh Bappenas, yaitu: Kab. Kepulauan Mentawai, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, Kota Sawahlunto, Kab. Solok, Kab. Pasaman Barat, Kab. Dhamasraya dan Kab. Solok Selatan.

Sementara itu, Beasiswa Presiden Republik Indonesia, disediakan bagi putra putri terbaik Indonesia yang memiliki prestasi tinggi dan kemampuan leadership yang dipersyaratkan.

Dalam workshop yang berlangsung dari pagi hingga siang ini, telah dikupas tuntas tentang program-program LPDP dalam upaya mendukung terwujudnya SDM Sumatera Barat yang berkualitas, bagaimana program-program itu dijalankan dan sumber pembiayaan program-program tersebut. Setelah paparan dari Direktur LPDP, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu langsung oleh kakanwil DJPB. Diskusi  berjalan dengan hangat dan mendapat tanggapan yang antusias dari peserta yang tampak dari begitu banyak pertanyaan dan saran  yang berkembang.

Menanggapi kegiatan ini, Yoserizal dari BKD Kota padang menyebutkan  bahwa acara ini sangatlah bermanfaat, karena LPDP menawarkan program-program baru yang selama ini belum tersentuh. Kalau  selama ini pengembangan SDM baru sebatas pada pengembangan kapasitas aparatur, dengan LPDP terbuka kesempatan bagi kelompok masyarakat lainnya. Apalagi dengan program beasiswa afirmasi yang mengakomodir kelompok masyarakat dengan perlakuan khusus, dengan persyaratan yang lebih ringan. 

“Saya berharap program-program  LPDP yang inovatif ini bukan hanya berjalan  tiga atau  empat tahun kedepan, tapi terus berkelanjutan, hingga pada akhirnya kita dapat mensejajarkan diri dengan negara-negara lain,” harap Yoserizal.

Menutup acara  workshop ini Kakanwil DJPB mengajak semua pihak, terutama jajaran pemerintah daerah Sumbar untuk concern pada peningkatan kapasitas SDM Sumbar dalam rangka melahirkan pemimpin dan profesional yang akan menjadi harapan masa depan Indonesia.

Sumber : Website Kantor Wilayah DJPB Provinsi Sumatera Barat