• Bareng6.jpg
  • Papan_nama_KPPN2.jpg
  • Pelayanan2.jpg

  Akhir tahun anggaran 2017 telah dekat dan awal tahun 2018 telah mengintip, tetap semangat!!
          

Yogyakarta, Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional melalui kegiatan Festival Anti Korupsi Tahun 2014 kembali digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 9 – 11 Desember 2014 di Grha Sabha Pramana Universitas Gajah Mada, Yogyakarta dengan tema “Indonesia Berintegritas”. Kegiatan serupa pernah diselenggarakan di Istora Senayan Jakarta pada tahun 2013.

Festival Anti Korupsi 2014 dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo dan Ketua KPK, Menteri Sekretaris Negara, sejumlah Menteri lainnya, Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan beberapa perwakilan Kepala Daerah, serta beberapa petinggi TNI dan POLRI. Dalam festival tersebut, Pimpinan KPK menyerahkan beberapa penghargaan kepada Kementerian Keuangan antara lain penghargaan terkait pelaporan gratifikasi tahun 2014 yang diterima oleh Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, serta penghargaan unit kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK dan WBBM) tahun 2013 dan 2014, dimana untuk Ditjen Perbendaharaan penghargaan tersebut diserahkan kepada Kepala KPPN Malang (2013), serta Kepala KPPN Semarang II dan Kepala KPPN Bangko (2014).

anti korupsiSelanjutnya, dalam Festival Anti Korupsi 2014, ditampilkan sejumlah stand pameran (Kementerian/Lembaga/BUMN-D/NGO), performance, display barang gratifikasi, serta lelang barang gratifikasi. Untuk stand pameran indoor, Kementerian Keuangan hadir dengan tema “Berintegritas dan Berkinerja Tinggi untuk Indonesiaku” yang menyajikan materi seluruh unit eselon I Kemenkeu, termasuk Ditjen Perbendaharaan dengan subtema “Integritas Tiada Henti Mengawal Pelaksanaan APBN” berupa poster timeline pencapaian/penghargaan yang terkait dengan integritas, tayangan video SPAN, Transformasi Kelembagaan Ditjen Perbendaharaan, penyajian aplikasi Online Monitoring SPAN, serta Piala Citra Pelayanan Prima tahun 2010 kepada KPPN Gorontalo.

Untuk stand pameran outdoor, Kementerian Keuangan diwakili oleh Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, serta Ditjen Perbendaharaan. Pada stand outdoor, Ditjen Perbendaharaan menampilkan Layanan Mobile Service Area KPPN Yogyakarta, aplikasi SPAN, Online Monitoring SPAN, Profil Ditjen Perbendaharaan melalui poster dan aplikasi peta sebaran unit kerja Ditjen Perbendaharaan, peta strategi Ditjen Perbendaharaan, capaian integritas Ditjen Perbendaharaan, buku dan brosur dari seluruh unit eselon II Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan, serta Treasury Children Corner dengan menghadirkan 20 anak dan guru dari SDN Adisucipto melalui kerjasama dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta.

Selama di Grha Sabha Pramana, walaupun sering terjadi perubahan cuaca serta posisi yang berada di bawah tangga gedung utama, namun melalui koordinasi dan kerjasama yang baik dari Bagian OTL dan Bagian Pengembangan Pegawai Sekretariat Ditjen Perbendaharaan, Direktorat Transformasi Perbendaharaan, KPPN Yogyakarta, serta Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta, stand outdoor Ditjen Perbendaharaan berhasil menarik perhatian dan minat pengunjung. Beberapa pengunjung mengaku anti korupsitertarik dengan tampilan stand outdoor Ditjen Perbendaharaan karena desain dan penyajian yang elegan dan paling menonjol di antara seluruh stand outdoor, serta sosialisasi secara interaktif dan bersahabat dari Tim Ditjen Perbendaharaan yang menjelaskan tentang peran Ditjen Perbendaharaan sebagai bagian dari Kementerian Keuangan yang relatif baru diketahui oleh masyarakat, khususnya mahasiswa dan media massa.

Antusiasme masyarakat terhadap Ditjen Perbendaharaan selama 3 (tiga) hari penyelenggaraan kegiatan sungguh di luar ekspektasi. Total pengunjung stand outdoor Ditjen Perbendaharaan yang tercatat pada Aplikasi Buku Tamu mencapai 644 orang yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa S-1/S-2, dosen/guru, LSM dan KPK, satker K/L dan Pemda, TNI/POLRI, serta wartawan radio (live interview/report oleh Radio Star Yogya) dan media online Yogyakarta. Jumlah tersebut jauh meningkat daripada penyelenggaraan di tahun 2013 yang berjumlah 215 orang. Selain itu, stand Ditjen Perbendaharaan menerima kunjungan dan goresan testimonial pada kanvas dinding dari Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, Sonny Loho, Sekretaris Ditjen Perbendaharaan, Haryana, dan sejumlah pejabat dari unit eselon I Kemenkeu lainnya.

Di penghujung acara Festival Anti Korupsi 2014, Kementerian Keuangan melalui kontribusi aktif dari Ditjen Perbendaharaan, Setjen Kemenkeu, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Pajak, Ditjen Kekayaan Negara, serta unit eselon I Kemenkeu lainnya, kembali dinobatkan sebagai Stand Terbaik ke-1 berdasarkan hasil penilaian oleh Tim KPK.

Sumber : Perbendaharaan.go.id